Bagaimana ini! perasaanku begitu membuncah Namun sayangnya diiringi dengan rasa yang terlalu kecut Untuk itu aku sedang mencoba untuk menjaga jarak Menjaga jarak jelas, tapi membohongi perasaan belum tentu
Seandainya kamu mau tahu. Aku ingin mencapai hatimu. Aku ingin bersujud satu shaf dibelakangmu. Aku ingin kau menyambut jemari kananku, lalu berzikir dengannya.
Sungguh kamu telah menyentuh suatu ruang hampa, Kamu berhasil menyentuh amygdalaku.
Menurut ahli biokimia dari Universitas Minnesota Wiliam seperti yang dikutip dari air mata yang bersifat perasaan jenis proteinnya lebih besar 20-25 persen disbanding air mata pemantulan apalagi kadar kalium adalah empat kali lipatnya.
Dengan menangis, maka kita dapat menghapus ketegangan syaraf pada tubuh dan akan membawa efek pada kesehatan yang sangat baik. Menangislah jika ingin menangis, menangis jika tangisan itu dapat membalut hati yang sedang galau. Jangan tahan air mata, jika kita akan merasa nyaman setelah menangis.
dan tahukah Anda, bahwa Tuhan menciptakan airmata kita tanpa pernah habis ? menangislah . . . itu tidak lemah . . menangislah . . itu wajar . . menangislah . . lepaskan semuanya . .
"Gue berusaha memantaskan diri demi dia yang sedari SMA itu alim, tapi apa! kemarin dia baru jadian sama cewek lain" Kala itu aku dan teman yang lain langsung tertawa, ia merengut. "Lebih baik sekarang perbaiki niatnya aja, memperbaiki diri jangan semata-mata untuk dirinya, tapi untuk Allah" Kataku "Lagipula berarti lo udah ditunjukkin jalan sama Allah, kalau dia laki-laki yang 'bener' yaa yang nggak pacaran kan?"
Semenjak dinyamankan kamu, kepada yang lain aku tidak tertarik
Aku pernah berharap kita akan saling setia menunggu
Namun harapan itu kian samar
Apa jika aku tetap dengan harapan itu, masihkah semesta mau memihak kita?
Hai..kamu yang sekarang
Apapun yang terjadi kepadamu saat ini
Entah apa kamu sibuk mencari yang terbaik, ataukah sibuk memperbaiki diri
Dalam doaku "Tolong dampingi dia Ya Rabb"